h1

DOMBA

Tanggal : 19 November 2007 Dosen : Ir. Maman Duljaman, MS

 

Judul : – Pemotongan Kuku Domba

 

– Pencukuran Bulu Domba

LAPORAN PRAKTIKUM BUDIDAYA DOMBA

Oleh :

JUNAIDI KARO KARO

J3I105025

logo-ipb-3.gif



PROGRAM KEAHLIAN TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN TERNAK

DIREKTORAT PROGRAM DIPLOMA

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

2007

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Beternak domba merupakan salah satu usaha yang dapat diandalkan untuk meningkatkan kehidupan peternak karena keunggulannya. Akan tetapi, sebelum mempelajari tentang beternak domba hendaknya perlu diketahui terlebih dahulu mengenai sejarah atau asal usul ternak domba, prospek dan keuntungan ternak domba di Indonesia. Beternak domba akan menjadi lebih mudah jika peternak melakukan tata laksananya dengan tepat, baik dalam perawatan, pemeliharaan, maupun pengembangbiakannya. Masalah ini dapat diatasi dengan melakukan teknik-teknik yang lebih spesifik.

Perawatan merupakan salah satu bagian dari pemeliharaan yang tidak dapat diabaikan. Beberapa upaya perawatan yang harus dilakukan secara rutin diantaranya memandikan ternak, memotong kuku dan mencukur bulu.

Tujuan

1. Melengkapi tugas praktikum mata kuliah Budi Daya Domba.

2. Mengetahui cara memotong kuku dan mencukur bulu yang baik.

3. Mengetahui tujuan memotong kuku dan mencukur bulu.

4. Mengetahui alat yang digunakan untuk memotong kuku dan mencukur bulu.

 

 


MATERI DAN METODE

1. Pemotongan kuku

  1. Materi

· Pisau

· Gunting

· Ternak domba

b. Metode

Cara memotong kuku domba:

· Domba direbahkan dengan cara dipegang oleh dua orang agar domba diam saat kuku dipotong,

· Sebelum kuku domba dipotong, kaki dicelupkan terlebih dahulu ke air agar kuku tidak terlalu keras (lunak) saat dipotong.

· Keluarkan kotoran kuku.

· Gunting seluruh kuku yang panjang hingga rata.

· Potong tonjolan kuku di bawah tumit.

· Buang serpihan diantar kedua jari.

· Ratakan jaringan dibawah tumit.

· Selesai.

2. Mencukur Bulu

a. Materi

· Gunting

  1. Metode

· Sebelum dicukur domba dimandikan agar tidak terlalu gembel dan memudahkan pencukuran.

· Pencukuran dimulai dari bagian perut, mengarah ke depan sejajar dengan punggung ternak.

· Pengguntingan bulu jangan sampai mengenai dan melukai kulit.

· Sisakan guntingan bulu setinggi 0,5 cm.

· Domba yang sudah di cukur tampak bersih.

PEMBAHASAN

Untuk mendapatkan hasil yang optimal dari usaha ternak domba maka campur tangan peternak sangat memegang peranan yang penting, yaitu dalam pemeliharaan dan perawatan. Perawatan merupakan salah satu bagian dari pemeliharaan yang tidak dapat diabaikan. Beberapa upaya perawatan yang harus dilakukan secara rutin diantaranya memotong kuku dan mencukur bulu.

  1. Pemotongan Kuku Domba

Kuku domaba secara alami tumbuh dan bertambah panjang. Kuku yanmg tidak pernah dirawat dengan cara dipotong akan menggangu domba. Hal itu disebabkan keempat kaki domba tidak akan mendapatkan titik barat yang sama. Dengan demikian posisi domba yang sedang berdiri atau waktu berjalan sangat terganggu, terlebih bagi pejntan pemacek, sebab akan terasa sakit. Disamping itu, kuku yang panjang dapat menjadi sarang kotoran dan kuman penyakit sehingga dapat terjadi infeksi. Untuk itulah, kuku harus dipotong secara rutin.

  1. Mencukur Bulu Domba

Bulu domba yang telah panjang, tetapi tidak pernah dirawat akan menjadi kotor dan gembel. Dalam kondisi tersebut, kuman penyakit dan parasit mudah bersarang ditubuh. Sebelum dilakukan pencukuran sebaiknya domba dimandikan terlebih dahulu agar pelaksanaan pencukuran lebih mudah. Pencukuran dilakukan dengan menggunakan gunting dan bulu disisakan sepanjang 0,5 – 1 cm. Domba dicukur pada saat bulu telah panjang, minimum satu tahun sekali. Pencukuran pertama dilakukan pada waktu domba telah berumur lebih dari 7 bulan agar domba tidak stres.

KESIMPULAN

Dari hasil pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa sangat penting dilakukan pemotongan kuku dan pencukuran bulu karena jika tidak dilakukan akan berakibat fatal bagi ternak yang kita pelihara. Pemotongan kuku perlu dilakukan karena jika kuku tidak pernah dipotong maka kuku akan menjadi tebal, dan kotoran-kotoran yang penuh dengan kuman akan bersarang disana yang menyebabkan kuku bengkak dan terjadi infeksi sehingga domba akan pincang. Domba yang pincang akan malas bergerak bahkan mencari dan menuju tempat pakan juga susah dan menyebabkan bobot badan domba menurun karena tidak makan.

Pencukuran bulu perlu dilakukan apalagi pada daerah alat kelamin/alat reproduksinya karena jika bulu-bulu disekitar alat alat kelamin tidak dipotong pada saat domba kawin bulu-bulu yang telah rontok bisa masuk ke dalam alat kelamin betina dan menyebabkn infeksi pada organ kelamin betina.

Untuk menghindari supaya tidak terjadi hal yang demikian pemotongan kuku dan pencukuran bulu harus rutin dilakukan.

 

 

 

SEMOGA BERMANFAAT

2 comments

  1. pingin tau lebih banyak tentang pengolahan bulu domba bs tau dpt referensinya dimana g’…makasih sebelumnya


  2. bagaimana cara membuat konsentrat untuk domba,bahan-bahan apa saja yang di perlukan tentunya yang muda di dapat agar bisa menghemat biaya,apakah jerami padi bisa dijadikan makanan untuk domba,bahan makanan apa yang baik untuk keperluan ternak (penggemukan,breeding).sebelum dan sesudahnya saya ucapkan banyak terimakasih untuk jawabanku ini



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: